Angin malam menyapa wajah,
Seorang hamba di tepian sawah,
Langkah tersusun kemas terarah,
Menuju kubah tempat ibadah..
Kubah megah berdiri sepi,
Menyambut kedatangan kekasih ILAHI,
Sejadah terbentang tersusun rapi,
Persediaan menghadap Cinta Hakiki..
Alunan zikir mula bergema,
Sujud pasrah pencuci jiwa,
Tangan di angkat ke langit Pencipta,.
Bermulalah ratapan hiba si hamba..
Pada ALLAH doa di ungkapkan,
Agar di ampuni sekalian insan,
Jauhi dari dosa mensyirikkan,
Seluruh umat Rasul Junjungan..
Tabuh berbunyi azan kumandang,
Disambut si hamba dengan tenang,
Syaitan meraung penuh lantang,
Gagal sesatkan hamba terbilang...
Nukilan – Abg 92.. 235 petang,10 Mac 2010...
No comments:
Post a Comment